Utang jangka panjang

Pengertian utang jangka panjang
     Utang jangka panjang adalah utang yang diharapkan akan dibayar dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari satu siklus operasi normal perusahaan dan dengan menggunakan aset tidak lancar yang ada atau dengan menimbulkan kewajiban jangka panjang lainnya atau dengan mengalihkan menjadi modal saham.
     Pada umumnya perusahaan membutuhkan dana jangka panjang untuk membiayai pengeluaran jangka panjangnya. Perusahaan harus mengeluarkan dana untuk bangunan dan peralatan agar dapat memulai usaha nya. Dana jangka panjang yang diperoleh dari luar perusahaan bisa melalui utang jangka panjang (long-term debt), yaitu utang yang jangka waktunya lebih dari 10 tahun, umumnya digunakan untuk membelanjai perluasan perusahaan atau modernisasi dari perusahaan.

Jenis utang jangka panjang
A.utang wesel jangka panjang
           Utang wesel dikenal dengan nama bank draft atau banker's draft, yaitu surat berharga yang berisi perintah tak bersyarat dari bank penerbit draft kepada pihak lainnya (tertarik) untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang atau orang yang ditunjuk nya pada waktu yang telah ditentukan. Bak draft merupakan cek, tetapi sumber dana pembayarannya berasal dari rekening bank penerbit. Utang wesel adalah utang berbentuk bukti tertulis formal, yang isinya kesanggupan untuk membayar pada tanggal tertentu. Sedangkan utang wesel jangka panjang adalah utang wesel yang waktu pelunasannya lebih dari 1 tahun.
B.utang obligasi
    Obligasi adalah surat tanda bukti utang yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada pemegang dengan imbalan bunga tertentu. Utang obligasi adalah utang jangka panjang secara tertulis dalam kontrak surat obligasi yang dilakukan oleh pihak berutang (penerbit obligasi) yang wajib membayar utang nya beserta bunga dan pihak pemegang obligasi beserta bunga yang pada umumnya tanpa menjaminkan suatu aktiva. Obligasi yang dijamin dengan aset tertentu disebut obligasi terjamin (secure bonds), sedangkan obligasi yang tidak dijamin dengan aset tertentu disebut obligasi tak terjamin (debenture bonds). Pembeli obligasi disebut pemegang obligasi. Dalam surat obligasi dicantumkan nilai nominal obligasi, bunga pertahun, tanggal pelunasan obligasi dan ketentuan lain sesuai jenis obligasi tersebut.
C.utang hipotek
      Utang hipotek (Mortgage payable) adalah pinjaman yang harus dijamin dengan aset tetap tidak bergerak, didalam perjanjian utang hipotek aset tetap yang dijadikan jaminan jika peminjam tidak melunasi pinjaman pada waktunya, maka pemberi pinjaman dapat menjual jaminan untuk diperhitungkan dengan pinjaman yang bersangkutan.
D.utang bersyarat (contingent liabilities)
      Utang bersyarat adalah kewajiban yang kemungkinan timbulnya tergantung terjadi atau tidak terjadinya suatu peristiwa dimasa yang akan datang. Dengan demikian, pada tanggal neraca belum terdapat kepastian mengenai ada atau tidaknya kewajiban tersebut.

Resiko utang jangka panjang
   Utang jangka panjang perusahaan menimbulkan resiko yang dapat diderita oleh perusahaan antara lain:
• resiko yang diterima semakin besar            seiring dengan semakin lama jangka            waktu pada pinjaman dana dan                    pelunasannya.
• jumlah sumber dana pinjaman sangat         terbatas.
• utang merupakan beban yang menjadi         tanggung jawab perusahaan
• tanggal jatuh tempo sudah pasti dan           tidak memandang kondisi perusahaan.
• nilai saham yang dimiliki perusahaan          dapat berpengaruh oleh besarnya jumlah    utang jangka panjang.
        

Postingan populer dari blog ini

jurnal penyesuaian (adjusting entries)

akuntansi penjualan konsinyasi oleh pengamanat

akuntansi penjualan konsinyasi pada komisioner